Ekonomi Liberal

Tentang ekonomi liberal ==
=== Ciri ekonomi liberal ===
*Semua sumber [[produksi]] adalah milik masyarakat individu.
*Masyarakat diberi kebebasan dalam memiliki sumber-sumber produksi.
*Pemerintah tidak ikut campur tangan secara langsung dalam kegiatan [[ekonomi]].
*Masyarakat terbagi menjadi dua golongan, yaitu golongan pemilik sumber daya produksi dan masyarakat pekerja (buruh).
*Timbul persaingan dalam masyarakat, terutama dalam mencari keuntungan.
*Kegiatan selalu mempertimbangkan keadaan [[pasar]].
*Pasar merupakan dasar setiap tindakan ekonomi.
*Biasanya barang-barang produksi yang dihasilkan bermutu tinggi.

=== Keuntungan dan kelemahan dari ekonomi liberal ===
==== Keuntungan ====
Ada beberapa keuntungan dari suatu sistem ekonomi liberal, yaitu:
*Menumbuhkan inisiatif dan kreasi masyarakat dalam mengatur kegiatan ekonomi, karena masyarakat tidak perlu lagi menunggu perintah/komando dari pemerintah.
*Setiap individu bebas memiliki untuk sumber-sumber daya produksi, yang nantinya akan mendorong partisipasi masyarakat dalam perekonomian.
*Timbul persaingan semangat untuk maju dari masyarakat.
*Menghasilkan barang-barang bermutu tinggi, karena adanya persaingan semangat antar masyarakat.
*Efisiensi dan efektivitas tinggi, karena setiap tindakan ekonomi didasarkan motif mencari keuntungan.

==== Kelemahan ====
Selain ada keuntungan, ada juga beberapa kelemahan daripada sistem ekonomi liberal, adalah:
*Terjadinya persaingan bebas yang tidak sehat.
*Masyarakat yang kaya semakin kaya, yang miskin semakin miskin.
*Banyak terjadinya monopoli masyarakat.
*Banyak terjadinya gejolak dalam perekonomian karena kesalahan alokasi sumber daya oleh individu.
*Pemerataan pendapatan sulit dilakukan, karena persaingan bebas tersebut.

Negara-negara yang menganut paham liberal di benua Amerika adalah [[Amerika Serikat]], [[Argentina]], [[Bolivia]], [[Brazil]], [[Cili]], [[Kuba|Cuba]], [[Kolombia]], [[Ekuador]], [[Honduras]], [[Kanada]], [[Meksiko]], [[Nikaragua]], [[Panama]], [[Paraguay]], [[Peru]], [[Uruguay]] dan [[Venezuela]]. Sekarang ini, kurang lebih liberalisme juga danut oleh negara [[Aruba]], [[Bahamas]], [[Dominika|Republik Dominika]], [[Greenland]], [[Grenada]], [[Kosta Rika]], [[Puerto Rico]] dan [[Suriname]].

=== Amerika Serikat ===
Paham liberal di Amerika Serikat (AS) disebut liberalisme modern atau liberalisme baru. Sekarang para politis di AS mengakui, bahwa paham liberalisme klasik ada kaitannya dengan kebebasan individu yang bersifat luas. Tetapi mereka menolak [[ekonomi]] yang bersifat ”laissez faire” atau liberalisme klasik yang menuju ke pemerintahan ”interventionism” yang berupa penyatuan persamaan [[sosial]] dan [[ekonomi]]. Umumnya, hal tersebut disepakati pada dekade pertama abad ke-20 yang tujuannya menuju keberhasilan suatu hegemoni para politis dalam negeri.Tapi, kesuksesan tersebut mulai merosot dan menghilang pada sekitar tahun1970-an. Pada saat itu konsensus liberal telah dihadapkan suatu ”death-blow” atau yang berupa robohnya pemerintahan Bretton Woods System yang dikarenakan kemenangan [[Ronald Reagan]] dalam pemilihan [[presiden]] tahun 1980, yang menjadikan liberalisme suatu arus kuat dalam [[politik]] AS pada tahun tersebut.

Liberalisme AS mulai bangkit pada awal abad ke-20 sebagai suatu alternatif ke politik nyata yang merupakan interaksi [[internasional]] yang dominan pada waktu itu. Presiden [[Franklin Roosevelt]] yang pada saat itu adalah seorang yang berpaham liberal ”self-proclaimed”, menawarkan bangsa itu menuju ke suatu kesuksesan baru dengan cara membangun institusi kolaboratif yang berpendukungan orang-orang Amerika sendiri dan berjanji akan menarik AS keluar dari tekanan yang besar tersebut. Untuk mengantisipasi akhir [[Perang Dunia II]], Roosevelt merancang [[Perserikatan Bangsa-bangsa]] (PBB) sebagai suatu alat berupa harapan akan kerja sama timbal balik daripada membuat ancaman dan penggunaan kekuatan [[perang]] untuk memecahkan permasalahan politis internasional tersebut. Roosevelt juga menggunakan badan tersebut (PBB) untuk memasukan orang-orang [[Afrika]] yang tinggal di Amerika ke dalam [[militer]] AS serta membuat badan pendukungan hak dan kebenaran para wanita-wanita, sebagai penekanan atas kebebasan individu yang selanjutnya dilanjutkan oleh Presiden [[John F Kennedy]] dengan pembangunan [[Patung Liberty]] (1964) sebagai simbol kebebasan individu untuk hidup.

[[Berkas:Freiheitsstatue NYC full.jpg|thumb|right|200px|Patung Liberty di New York, sebagai simbol kebebasan individu]]

Sebenarnya, liberalisme yang dianut oleh AS, sebagaimana yang ditekankan oleh Wilson dan Roosevelt adalah dengan menekankan kerja sama serta kolaborasi timbal balik dan usaha individu, bukan dengan membuat ancaman dan pemaksaan sebagai untuk pemecahan permasalahan politis baik didalam maupun luar, sepertinya dianut oleh Presiden AS saat ini, [[George W Bush]]. Suatu paham liberal di AS itu mungkin seperti institusi dan prosedur politis yang mendorong kebebasan ekonomi, perlindungan yang lemah dari agresi oleh yang kuat, dan kebebasan dari norma-norma sosial bersifat membatasi. Karena sejak Perang Dunia II, liberalisme di AS telah dihubungkan dengan liberalisme modern, pengganti paham ideologi liberalisme klasik.

=== Eropa ===
Sebagai aksi dan reaksi penentangan komunisme, [[Eropa]] membuat suatu paham yang berterminologi politis (termasuk “sosialisme” dan ” demokrasi sosial”). Tapi, mereka tidak bisa memilih AS dengan pahamnya tersebut, dikarenakan pada saat itu Eropa belum begitu mengenal liberalisme yang dianut oleh AS. Tapi beberapa tahun kemudian barulah Eropa menyadari bahwa liberalisme yang dianut oleh AS. Hal itu mendorong Eropa ke suatu kebebasan individu tersendiri yang akhirnya memperbaiki keadaan ekonomi mereka tersendiri. Liberalisme di Eropa mempunyai suatu tradisi yang kuat. Di negara-negara Eropa, kaum liberal cenderung menyebut diri mereka sendiri sebagai kaum liberal, atau sebagai ”radical centrists” yang ”democratic”.

Negara-negara penganut paham liberal yakni diantaranya adalah [[Albania]], [[Armenia]], [[Austria]], [[Belgia]], [[Bulgaria]], [[Kroasia]], [[Cyprus]], Republik [[Cekoslovakia]], [[Denmark]], [[Estonia]], [[Finlandia]], [[Perancis]], [[Jerman]], [[Yunani]], [[Hungaria]], [[Islandia]], [[Italia]], [[Latvia]], [[Lithuania]], [[Luxembourg]], [[Macedonia]], [[Moldova]], [[Belanda|Netherlands]], [[Norwegia]], [[Polandia]], [[Portugal]], [[Romania]], [[Rusia]], [[Serbia Montenegro]], [[Slovakia]], [[Slovenia]], [[Spanyol]], [[Swedia]], [[Switzerland]], [[Ukraina]] dan [[Kerajaan Inggris|United Kingdom]]. Negara penganut paham liberal lainnya adalah [[Andorra]], [[Belarusia]], [[Bosnia-Herzegovina]], [[Kepulauan Faroe]], [[Georgia]], [[Irlandia]] dan [[San Marino]].

=== Asia ===
Negara-negara yang menganut paham liberal di [[Asia]] antara lain adalah [[India]], [[Israel]], [[Jepang]], [[Korea Selatan]], [[Filipina]], [[Taiwan]], [[Thailand]] dan [[Turki]]. Saat ini banyak negara-negara di Asia yang mulai berpaham liberal, antara lain adalah [[Myanmar]], [[Kamboja]], [[Hong Kong]], [[Malaysia]] dan [[Singapura]].

=== Kepulanan Oceania ===
Negara yang menganut paham liberal di kepulauan Oceania adalah [[Australia]] dan [[Selandia Baru]].

=== Afrika ===
Sistem ekonomi liberal terbilang masih baru di Afrika. Pada dasarnya, liberalisme hanya dianut oleh mereka yang tinggal di [[Mesir]], [[Senegal]] dan [[Afrika Selatan]]. Sekarang ini, kurang lebih liberalisme sudah dipahami oleh negara [[Algeria]], [[Angola]], [[Benin]], [[Burkina Faso]], [[Mantol Verde]], [[Côte D’Ivoire]], [[Equatorial Guinea]], [[Gambia]], [[Ghana]], [[Kenya]], [[Malawi]], [[Maroko]], [[Mozambik]], [[Sisilia|Seychelles]], [[Tanzania]], [[Tunisia]], [[Zambia]] dan [[Zimbabwe]].

== Tokoh penemu paham liberal ==
=== Niccolò Machiavelli ===
Niccolò Machiavelli ([[Florence]], 1469-1527), adalah seorang tokoh liberal terbaik yang dikenal dengan pendapatnya, ”Il Principe”. Dia adalah pendiri realis filosofi politis yang mendukung pemerintahan [[republik]], angkatan perang negara, divisi kekuasaan, perlindungan milik perorangan, dan pengekangan pembelanjaan pemerintah sebagai kebebasan suatu republik. Ia menulis secara ekstensif pada kebutuhan individu sebagai suatu karakteristik yang penting sebagai kepemerintahan yang stabil. Ia berargumentasi bahwa sebaik-baiknya kebebasan individu masih perlu dilindungi oleh pemerintah. Dan bahwa orang-orang yang bisa memimpin [[hukum]] dengan benar hanyalah orang-orang yang segala ambisi dan keegoisannya bisa dihilangkan dalam memelihara kebebasannya tersendiri. Dia berpendapat bahwa realisme adalah pusat gagasan dalam pelajaran politis dan mengutamakan kebebasan republik (individu) dibawah prinsip.

Anti statis kaum liberal melihat pesan-pesan utama yang dikatakan Machiavelli’s bahwa ia berbicara atas nama suatu status yang kuat dibawah seorang pemimpin kuat, yang menggunakan maksud apapun untuk menetapkan posisinya, sedangkan liberalisme adalah suatu ideologi dari kebebasan individu dan aneka pilihan sukarela atau fakultatif. Beberapa hasil karyanya adalah ”Il Principe” – [[1513]] dan ”Discorsi Sopra la Prima Deca di Tito Livio”, [[1512]]-[[1517]].

=== Desiderius Erasmus ===
Desiderius Erasmus ([[Belanda]], 1466-1536) adalah seorang tokoh liberal yang dikenal sebagai orang yang berperikemanusiaan. Dia berkata bahwa masyarakat Erasmusian melintasi [[Eropa]] sampai pada taraf tertentu sebagai jawaban atas pergolakan reformasinya. Ia berhadapan dengan kebebasan berkehendak. Dalam karyanya ”De Libero Arbitrio Diatribe Sive Collatio” (1524), ia meneliti dengan kepintaran dan kejeniusannya untuk menghapus keterbatasan hidup sebagai pernyataan atas kebebasan manusia. Beberapa hasil karyanya ”Lof d Zotheid”, [[1509]] dan ”De Libero Arbitrio Diatribe Sive Collatio”, [[1524]].

Bagaimana dengan Generasi Bangsa Ini???

3 responses to “Ekonomi Liberal

  1. Negeri kita tercinta, ekonomi apa ya?. Tampaknya negeri kita, ekonomi liberal juga, cuma penguasa (pemerintah) negeri yang menjadi pemilik dan mengendalikan perusahaan semua sumber daya alam. sayangnya rugi terus.

  2. Negeri kita pemerintahnya udah berusaha dengan baik sih…Tapi rakyatnya aja, soalnya dari dalam diri mereka udah tertanam citra buruk Indonesia.Jadi susah kerjasamanya.

  3. walaupun q msh kls 2 sma q sih setuju ma liberal…
    biar negara ini mandiri..
    g ngekor sana sini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s