Kemandirian Bangsa dalam sosial, Politik, Ekonomi dan telekomunikasi

Masukan dari Juni 2008

Ekonomi Liberal

Juni 25, 2008 · & Komentar

Tentang ekonomi liberal ==
=== Ciri ekonomi liberal ===
*Semua sumber [[produksi]] adalah milik masyarakat individu.
*Masyarakat diberi kebebasan dalam memiliki sumber-sumber produksi.
*Pemerintah tidak ikut campur tangan secara langsung dalam kegiatan [[ekonomi]].
*Masyarakat terbagi menjadi dua golongan, yaitu golongan pemilik sumber daya produksi dan masyarakat pekerja (buruh).
*Timbul persaingan dalam masyarakat, terutama dalam mencari keuntungan.
*Kegiatan selalu mempertimbangkan keadaan [[pasar]].
*Pasar merupakan dasar setiap tindakan ekonomi.
*Biasanya barang-barang produksi yang dihasilkan bermutu tinggi.

=== Keuntungan dan kelemahan dari ekonomi liberal ===
==== Keuntungan ====
Ada beberapa keuntungan dari suatu sistem ekonomi liberal, yaitu:
*Menumbuhkan inisiatif dan kreasi masyarakat dalam mengatur kegiatan ekonomi, karena masyarakat tidak perlu lagi menunggu perintah/komando dari pemerintah.
*Setiap individu bebas memiliki untuk sumber-sumber daya produksi, yang nantinya akan mendorong partisipasi masyarakat dalam perekonomian.
*Timbul persaingan semangat untuk maju dari masyarakat.
*Menghasilkan barang-barang bermutu tinggi, karena adanya persaingan semangat antar masyarakat.
*Efisiensi dan efektivitas tinggi, karena setiap tindakan ekonomi didasarkan motif mencari keuntungan.

==== Kelemahan ====
Selain ada keuntungan, ada juga beberapa kelemahan daripada sistem ekonomi liberal, adalah:
*Terjadinya persaingan bebas yang tidak sehat.
*Masyarakat yang kaya semakin kaya, yang miskin semakin miskin.
*Banyak terjadinya monopoli masyarakat.
*Banyak terjadinya gejolak dalam perekonomian karena kesalahan alokasi sumber daya oleh individu.
*Pemerataan pendapatan sulit dilakukan, karena persaingan bebas tersebut.

Negara-negara yang menganut paham liberal di benua Amerika adalah [[Amerika Serikat]], [[Argentina]], [[Bolivia]], [[Brazil]], [[Cili]], [[Kuba|Cuba]], [[Kolombia]], [[Ekuador]], [[Honduras]], [[Kanada]], [[Meksiko]], [[Nikaragua]], [[Panama]], [[Paraguay]], [[Peru]], [[Uruguay]] dan [[Venezuela]]. Sekarang ini, kurang lebih liberalisme juga danut oleh negara [[Aruba]], [[Bahamas]], [[Dominika|Republik Dominika]], [[Greenland]], [[Grenada]], [[Kosta Rika]], [[Puerto Rico]] dan [[Suriname]].

=== Amerika Serikat ===
Paham liberal di Amerika Serikat (AS) disebut liberalisme modern atau liberalisme baru. Sekarang para politis di AS mengakui, bahwa paham liberalisme klasik ada kaitannya dengan kebebasan individu yang bersifat luas. Tetapi mereka menolak [[ekonomi]] yang bersifat ”laissez faire” atau liberalisme klasik yang menuju ke pemerintahan ”interventionism” yang berupa penyatuan persamaan [[sosial]] dan [[ekonomi]]. Umumnya, hal tersebut disepakati pada dekade pertama abad ke-20 yang tujuannya menuju keberhasilan suatu hegemoni para politis dalam negeri.Tapi, kesuksesan tersebut mulai merosot dan menghilang pada sekitar tahun1970-an. Pada saat itu konsensus liberal telah dihadapkan suatu ”death-blow” atau yang berupa robohnya pemerintahan Bretton Woods System yang dikarenakan kemenangan [[Ronald Reagan]] dalam pemilihan [[presiden]] tahun 1980, yang menjadikan liberalisme suatu arus kuat dalam [[politik]] AS pada tahun tersebut.

Liberalisme AS mulai bangkit pada awal abad ke-20 sebagai suatu alternatif ke politik nyata yang merupakan interaksi [[internasional]] yang dominan pada waktu itu. Presiden [[Franklin Roosevelt]] yang pada saat itu adalah seorang yang berpaham liberal ‘’self-proclaimed”, menawarkan bangsa itu menuju ke suatu kesuksesan baru dengan cara membangun institusi kolaboratif yang berpendukungan orang-orang Amerika sendiri dan berjanji akan menarik AS keluar dari tekanan yang besar tersebut. Untuk mengantisipasi akhir [[Perang Dunia II]], Roosevelt merancang [[Perserikatan Bangsa-bangsa]] (PBB) sebagai suatu alat berupa harapan akan kerja sama timbal balik daripada membuat ancaman dan penggunaan kekuatan [[perang]] untuk memecahkan permasalahan politis internasional tersebut. Roosevelt juga menggunakan badan tersebut (PBB) untuk memasukan orang-orang [[Afrika]] yang tinggal di Amerika ke dalam [[militer]] AS serta membuat badan pendukungan hak dan kebenaran para wanita-wanita, sebagai penekanan atas kebebasan individu yang selanjutnya dilanjutkan oleh Presiden [[John F Kennedy]] dengan pembangunan [[Patung Liberty]] (1964) sebagai simbol kebebasan individu untuk hidup.

[[Berkas:Freiheitsstatue NYC full.jpg|thumb|right|200px|Patung Liberty di New York, sebagai simbol kebebasan individu]]

Sebenarnya, liberalisme yang dianut oleh AS, sebagaimana yang ditekankan oleh Wilson dan Roosevelt adalah dengan menekankan kerja sama serta kolaborasi timbal balik dan usaha individu, bukan dengan membuat ancaman dan pemaksaan sebagai untuk pemecahan permasalahan politis baik didalam maupun luar, sepertinya dianut oleh Presiden AS saat ini, [[George W Bush]]. Suatu paham liberal di AS itu mungkin seperti institusi dan prosedur politis yang mendorong kebebasan ekonomi, perlindungan yang lemah dari agresi oleh yang kuat, dan kebebasan dari norma-norma sosial bersifat membatasi. Karena sejak Perang Dunia II, liberalisme di AS telah dihubungkan dengan liberalisme modern, pengganti paham ideologi liberalisme klasik.

=== Eropa ===
Sebagai aksi dan reaksi penentangan komunisme, [[Eropa]] membuat suatu paham yang berterminologi politis (termasuk “sosialisme” dan ” demokrasi sosial”). Tapi, mereka tidak bisa memilih AS dengan pahamnya tersebut, dikarenakan pada saat itu Eropa belum begitu mengenal liberalisme yang dianut oleh AS. Tapi beberapa tahun kemudian barulah Eropa menyadari bahwa liberalisme yang dianut oleh AS. Hal itu mendorong Eropa ke suatu kebebasan individu tersendiri yang akhirnya memperbaiki keadaan ekonomi mereka tersendiri. Liberalisme di Eropa mempunyai suatu tradisi yang kuat. Di negara-negara Eropa, kaum liberal cenderung menyebut diri mereka sendiri sebagai kaum liberal, atau sebagai ”radical centrists” yang ”democratic”.

Negara-negara penganut paham liberal yakni diantaranya adalah [[Albania]], [[Armenia]], [[Austria]], [[Belgia]], [[Bulgaria]], [[Kroasia]], [[Cyprus]], Republik [[Cekoslovakia]], [[Denmark]], [[Estonia]], [[Finlandia]], [[Perancis]], [[Jerman]], [[Yunani]], [[Hungaria]], [[Islandia]], [[Italia]], [[Latvia]], [[Lithuania]], [[Luxembourg]], [[Macedonia]], [[Moldova]], [[Belanda|Netherlands]], [[Norwegia]], [[Polandia]], [[Portugal]], [[Romania]], [[Rusia]], [[Serbia Montenegro]], [[Slovakia]], [[Slovenia]], [[Spanyol]], [[Swedia]], [[Switzerland]], [[Ukraina]] dan [[Kerajaan Inggris|United Kingdom]]. Negara penganut paham liberal lainnya adalah [[Andorra]], [[Belarusia]], [[Bosnia-Herzegovina]], [[Kepulauan Faroe]], [[Georgia]], [[Irlandia]] dan [[San Marino]].

=== Asia ===
Negara-negara yang menganut paham liberal di [[Asia]] antara lain adalah [[India]], [[Israel]], [[Jepang]], [[Korea Selatan]], [[Filipina]], [[Taiwan]], [[Thailand]] dan [[Turki]]. Saat ini banyak negara-negara di Asia yang mulai berpaham liberal, antara lain adalah [[Myanmar]], [[Kamboja]], [[Hong Kong]], [[Malaysia]] dan [[Singapura]].

=== Kepulanan Oceania ===
Negara yang menganut paham liberal di kepulauan Oceania adalah [[Australia]] dan [[Selandia Baru]].

=== Afrika ===
Sistem ekonomi liberal terbilang masih baru di Afrika. Pada dasarnya, liberalisme hanya dianut oleh mereka yang tinggal di [[Mesir]], [[Senegal]] dan [[Afrika Selatan]]. Sekarang ini, kurang lebih liberalisme sudah dipahami oleh negara [[Algeria]], [[Angola]], [[Benin]], [[Burkina Faso]], [[Mantol Verde]], [[Côte D'Ivoire]], [[Equatorial Guinea]], [[Gambia]], [[Ghana]], [[Kenya]], [[Malawi]], [[Maroko]], [[Mozambik]], [[Sisilia|Seychelles]], [[Tanzania]], [[Tunisia]], [[Zambia]] dan [[Zimbabwe]].

== Tokoh penemu paham liberal ==
=== Niccolò Machiavelli ===
Niccolò Machiavelli ([[Florence]], 1469-1527), adalah seorang tokoh liberal terbaik yang dikenal dengan pendapatnya, ”Il Principe”. Dia adalah pendiri realis filosofi politis yang mendukung pemerintahan [[republik]], angkatan perang negara, divisi kekuasaan, perlindungan milik perorangan, dan pengekangan pembelanjaan pemerintah sebagai kebebasan suatu republik. Ia menulis secara ekstensif pada kebutuhan individu sebagai suatu karakteristik yang penting sebagai kepemerintahan yang stabil. Ia berargumentasi bahwa sebaik-baiknya kebebasan individu masih perlu dilindungi oleh pemerintah. Dan bahwa orang-orang yang bisa memimpin [[hukum]] dengan benar hanyalah orang-orang yang segala ambisi dan keegoisannya bisa dihilangkan dalam memelihara kebebasannya tersendiri. Dia berpendapat bahwa realisme adalah pusat gagasan dalam pelajaran politis dan mengutamakan kebebasan republik (individu) dibawah prinsip.

Anti statis kaum liberal melihat pesan-pesan utama yang dikatakan Machiavelli’s bahwa ia berbicara atas nama suatu status yang kuat dibawah seorang pemimpin kuat, yang menggunakan maksud apapun untuk menetapkan posisinya, sedangkan liberalisme adalah suatu ideologi dari kebebasan individu dan aneka pilihan sukarela atau fakultatif. Beberapa hasil karyanya adalah ”Il Principe” – [[1513]] dan ”Discorsi Sopra la Prima Deca di Tito Livio”, [[1512]]-[[1517]].

=== Desiderius Erasmus ===
Desiderius Erasmus ([[Belanda]], 1466-1536) adalah seorang tokoh liberal yang dikenal sebagai orang yang berperikemanusiaan. Dia berkata bahwa masyarakat Erasmusian melintasi [[Eropa]] sampai pada taraf tertentu sebagai jawaban atas pergolakan reformasinya. Ia berhadapan dengan kebebasan berkehendak. Dalam karyanya ”De Libero Arbitrio Diatribe Sive Collatio” (1524), ia meneliti dengan kepintaran dan kejeniusannya untuk menghapus keterbatasan hidup sebagai pernyataan atas kebebasan manusia. Beberapa hasil karyanya ”Lof d Zotheid”, [[1509]] dan ”De Libero Arbitrio Diatribe Sive Collatio”, [[1524]].

Bagaimana dengan Generasi Bangsa Ini???

Kategori: Politik

Teori Evolusi Buntu, Tokoh Ateis Dunia Taubat

Juni 25, 2008 · 1 Komentar

Tokoh ateis dunia Anthony Flew berubah keyakinan. Selain mengimani keberadaan Tuhan. Ia mengatakan, teori evolusi gagal menjelaskan asal usul kehidupan

Hidayatullah.com

Awal bulan Desember 2007 menyaksikan gelombang serangan baru terhadap dogmatisme teori evolusi di Inggris. Diselenggarakan di sejumlah kampus universitas di negeri pangeran Charles, serangkaian konferensi yang mengungkap keruntuhan teori evolusi menghadirkan para pembicara dari kelompok Harun Yahya, Turki.

Topik seputar ketidakabsahan teori evolusi menjadi bahasan dalam konferensi yang diselenggarakan di Nottingham University, Imperial College London, dan King’s College London. Kegiatan lain seperti pameran fosil turut meramaikan rangkaian konferensi yang berlangsung dari 24 November hingga 6 Desember 2007 itu.

Pukulan telak tokoh ateis

There Is a God: How the World’s Most Notorious Atheist Changed His Mind (Ada Tuhan: Bagaimana Ateis Tersohor Sejagat Berubah Pandangannya) boleh dikata termasuk karya terpenting dunia yang terbit akhir Oktober 2007 lalu. Buku ini mengisahkan perjalanan hidup sang penulis, tokoh ateis kukuh terkemuka di dunia, Anthony Flew, yang telah meninggalkan ateisme dan berganti mengimani Tuhan.

Anthony Flew bukanlah cendekiawan biasa. Selain pernah menyandang gelar profesor filsafat di sejumlah universitas terkenal di Inggris dan luar Inggris, dia adalah perintis ateisme modern. Theology and Falsification (Teologi dan Pembuktian Salah) adalah karya paling terkenalnya dan menjadi terbitan paling luas dicetak ulang dalam rentang 50 tahun terakhir. Di kancah debat tentang Tuhan, dia dikenal sebagai dedengkot ateis rujukan kelas dunia.

Einstein dan teori evolusi

Di samping pandangan Einstein, alasan utama lain yang menyebabkan kepindahan keyakinan Anthony Flew adalah ketidakmampuan teori evolusi, yang menolak penciptaan dan Pencipta, dalam menjelaskan asal usul kehidupan. Dalam wawancara yang diterbitkan situs www.tothesource.org, 30 Oktober 2007, Anthony Flew menjawab sebagaimana berikut saat ditanya tentang kepindahannya dari ateisme menuju iman kepada Tuhan:

Ada dua hal khususnya yang menentukan. Pertama adalah kecenderungan menguat dalam berpendapat sama dengan pemahaman Einstein dan ilmuwan terkemuka lainnya bahwa pasti terdapat suatu Kecerdasan di balik kerumitan yang saling terpadukan dari jagat raya materi ini.

Kedua adalah pemahaman pribadi saya bahwa kerumitan yang saling terpadukan dari kehidupan itu sendiri – yang jauh lebih rumit dibandingkan jagat raya materi – hanya dapat dijelaskan dengan istilah Sumber Cerdas.

Saya percaya bahwa asal usul kehidupan dan perkembangbiakan tidak dapat begitu saja dijelaskan dari sudut pandang biologis kendatipun banyak upaya untuk melakukan hal tersebut. Dengan setiap berlalunya tahun, semakin bertambah yang ditemukan tentang keberlimpahan dan kecerdasan fitri dari makhluk hidup, tampak semakin kurang mungkin bahwa sup kimiawi mampu layaknya sihir memunculkan kode genetis.

Perbedaan antara hidup dan tak-hidup, menjadi jelas bagi saya, adalah bersifat keberadaan dan bukan kimiawi. Penegasan terbaik tentang perbedaan mendasar ini adalah upaya menggelikan Richard Dawkin dalam [bukunya] The God Delusion (Khayalan Tuhan) untuk berpendapat bahwa asal usul kehidupan dapat disebabkan oleh “kebetulan mujur”. Jika itu penjelasan terbaik yang Anda punya, maka permainan telah usai… [...] ….Bukti itu sendirilah yang mengarahkan saya pada kesimpulan ini.

Demikianlah, teori evolusi telah diakui oleh mantan tokoh ateis terbesar dunia Anthony Flew sebagai tidak lagi memadai untuk menjelaskan asal usul kehidupan. Sebaliknya, ini berarti ilmu pengetahuan modern semakin membuktikan dengan jelas bahwa makhluk hidup diciptakan sengaja oleh Pencipta, dan bukan melalui peristiwa alamiah belaka tanpa ada penciptaan sengaja, sebagaimana dipaparkan teori evolusi.

Kategori: Politik

Uni Eropa Ancam Bekukan Aset Bank Iran

Juni 25, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

UE mengancam membekukan aset-aset dan dana perusahaan- perusahaan Iran yang berada di Eropa.Target utama UE adalah sektor finansial, salah satunya Bank Melli, bank terbesar Iran yang beroperasi di London, Hamburg, dan Paris. Sumber pejabat UE juga menuturkan, individu dan perusahaan- perusahaan Barat yang terkait program nuklir Iran juga akan terkena sanksi.

“Siapa pun yang terkait program nuklir Iran akan dilarang masuk ke UE.Perusahaan- perusahaan terindikasi membantu Teheran juga dilarang beroperasi di Eropa,” ujar sumber yang enggan disebut namanya itu.Pejabat itu menambahkan UE akan mengumumkan nama-nama perseorangan dan perusahaan yang bersinggungan dengan program nuklir Iran.

Pejabat itu juga menjelaskan, selain Bank Melli yang terancam dibekukan, seorang pejabat senior yang berada di belakang program nuklir Iran tidak akan diberikan visa untuk bisa masuk ke UE. Kesepakatan yang disetujui 27 negara anggota UE itu disepakati dalam sebuah rapat kementrian perikanan dan pertanian UE kemarin. Rapat itu akan dilanjutkan pada hari ini di Luxemberg.

Kesepakatan sanksi Iran itu dikaji dalam sebuah rapat yang bertajuk ”Satu Pokok”, artinya kesepakatan itu merupakan suatu yang penting. Amerika Serikat (AS) dan UE telah menyetujui kesepakatan untuk menerapkan sanksi baru PBB yang menekan Iran untuk menghentikan program nuklirnya.Sanksi tegas UE itu sebenarnya telah ditunggu-tunggu Washington, menyusul kunjungan Presiden George W Bush ke Eropa beberapa waktu lalu.

Washington memasukkan Bank Melli ke daftar bank yang dilarang beroperasi di AS tahun lalu. Sampai saat ini Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa- Bangsa (PBB) memberlakukan sanksi larangan bagi negara manapun untuk menjual perlengkapan teknologi nuklir ke Iran.PBB juga memperingatkan anggotanya untuk menarik uangnya dari bank-bank karena adanya transaksi dari perusahaanperusahaan yang bertransaksi dengan Iran.PBB mengawasi transaksi keuangan dengan ketat,baik mengatasnamakan individu ataupun organisasi yang bersangkutan dengan Teheran.

Namun, UE tetap akan membuka pintu untuk memungkinkan pembicaraan mengenai paket insentif internasional untuk Iran yang akan disampaikan Direktur Kebijakan Luar Negeri UE Javier Solana.Kebijakan keterbukaan tersebut, menurut pejabat UE itu, merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan kesepakatan dua jalur.

Mingguan Iran Shahrvand- e Emrooz melaporkan, bulan ini Iran telah menarik dana sebesar USD75 miliar (Rp694,35 triliun) dari Eropa sebagai bentuk antisipasi jika adanya pembekuan dana milik Teheran. Hanya saja, Menteri Ekonomi Iran Hossein Samsani menyangkal laporan itu.Dia menuturkan, sampai saat ini situasi masih aman terkendali dan tidak perlu ada sesuatu yang ditakutkan.

Juru Bicara Departemen Luar Negeri Iran Mohammad Ali Hosseini menyatakan,Teheran masih mengkaji tawaran insentif ekonomi dan sebagainya dari negara-negara Barat jika negaranya menghentikan program nuklirnya.

Sementara Iran terus mendapatkan tekanan, negara Barat dan Eropa tak pernah sedikitpun menyentuh program nuklir Israel di wilayah Dimona.

Kategori: Politik

Menyelamatkan dollar dari euro

Juni 25, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Di mata Amerika yang dulu menghadiahkan rezim Suharto ke Indonesia , dosa Iraq yang terbesar adalah ketika Iraq [Saddam] tahun 2000 lalu minta ke PBB supaya semua minyaknya dibayar menggunakan euro; plus semua uang milik Irak [$10 bilyun] dikonversikan ke euro dari dollar..

Dulu semua orang bilang kalau itu ide Saddam ini tindakan bodoh karena euro waktu itu masih 90% dari nilai dollar dan euro pun dari sejak dikeluarkan [Januari 1999] terus menerus terdepresiasi lawan dollar yang waktu itu demand (permintaan) nya memang kuat sekali karena penipuan akuntasi besar-besaran sedang terjadi di bursa efeknya — dan investor asing juga perlu dollar untuk main di bursanya.

Tapi, sekarang ini euro ternyata sudah terapresiasi sebesar hampir 100% dari harga sebelumnya! Berarti apa, langkah “gilanya” Saddam tahun 2000 dulu itu ternyata sangat menguntungkan dan bahkan jenius! Langkah ini pula yang sekarang sedang dikaji oleh Iran yang cuma mau menerima transaksi minyak dengan euro dan menolak dollar. Dan di dunia ini, kartel perdagangan yang terkuat ya cuma minyak saja.

Kartel mobil, atau komputer, atau produk-produk lain praktis tidak eksis. Minyak — siapapun harus beli minyak. Terus perhatikan lagi, anggota OPEC itu rata-rata isinya adalah musuh-musuh Amerika yang nyata-nyata memang benci kepada Amerika, karena rata-rata negara Islam, yang bukan Islam pun seperti Venezuela yang dipimpin sama presiden Chavez malah lebih parah lagi anti Amerikanya.

Kalau saja semua anggota kartel minyak ini memang mau “jahat” dan main “evil” terhadap Amerika, maka caranya gampang sekali: mereka cukup bilang, kita sekarang cuman mau transaksi pake euro dan selesailah dollarnya Amerika! Bangkrut serta kiamat jugalah si kapitalis Amerika ini!

Kita yang tidak punya background ekonomi mungkin bingung. Koq bisa bangkrut?

Orang yang bisa hitung-hitungan ekonomi bisa menjelaskan begini, Kalau kita punya uang tunai $1, di tangan, maka secara ekonomi itu artinya
adalah Anda memberi hutang ke Bank Federalnya Amerika dan Bank Federalnya Amerika itu “berjanji” akan membayar hutangnya sebesar $1 itu!

Sekarang, karena kita tinggal di Indonesia yang rupiahnya sangat parah itu; maka jelas secara rasional kita berusaha terus memegang $1 di tangan itu dari pada ditukar ke rupiah. bukan begitu! Jadi, secara ekonomi itu artinya Bank Federal Amerika tidak perlu menebus hutangnya karena hutangnya yang $1 itu tidak kita minta untuk dibayar.

Artinya: Amerika itu bisa berhutang tanpa perlu bayar sama sekali — [sepanjang ekonominya memang masih kuat!] sepanjang greenback atau dollar itu masih jadi standard pengganti emas.

Dengan alasan inilah makanya Amerika itu berani main defisit gila-gilaan selama ini karena toh mereka MEMANG tidak perlu membayar defisitnya sebab orang sedunialah yang harus membayar defisitnya Amerika itu!

Supaya jelas mari kita lihat rupiah; kalau budget RI itu defisit maka negara Republik Indonesia ini harus nombok dengan cara menjual barang [eksport] atau mencari utangan [CGI]. jadi, defisitnya negara seperti Indonesia yang gemah ripah loh jinawi ini betul-betul adalah “defisit” yang harus dibayar; yang kalau tidak bisa bayar ya seperti yang kita alami pada tahun 1997 yang sampai sekarang juga belum pulih yaitu

KRISMON!

Tapi Amerika lain! Defisit buat Amerika berarti justru malah positif karena defisit Amerika itu cara bayarnya adalah dengan cara memotong nilai $1 yang kita pegang itu secara intristik. Berarti, kalau Amerika defisit maka yang rugi adalah kita orang non-Amerika yang pegang dollar!

Cara kerja sistem ekonomi kapitalis yang imperialistik ini berlaku sepanjang orang seperti kita dan negara Republik Indonesia itu masih “percaya” dengan dollar dan menyimpan cadangan devisanya dalam bentuk dollar!

Eropa tahu persis tentang strategi makan gratis dan utang tidak perlu bayar ini. Karena itulah Eropa sekarang punya euro. Tujuannya Euro sebetulnya ya cuma satu itu: ikut menikmati utang gratisan dari orang-orang seperti kita tadi.

Dan saudara-saudara sekalian yang paling mengerikan buat amerika yang diambang kiamat itu apa? itu adalah kenyataan bahwa 80% US $ itu ada di luar negeri ya ditangan negara-negara seperti Indonesia ini, Cina, Jepang , India dan negara-negara asia lainnya .

Apa arti situasi begini bagi AMERIKA? ya seperti saya tadi bilang…,

KALAU mendadak saja semua negara penghasil minyak bilang “sekarang kita transaksi cuman pake euro”! Dan ini mungkin sekali terjadi karena semua negara perlu beli minyak! Sehingga tekanan dari negara penghasil minyak itu bakal membuat negara-negara sepetti Cina atau Jepang menjual dollarnya dan beli euro.

Semuanya HEGEMONI Amerika dalam sekejab akan berantakan dan ini artinya apa?…KIAMAT Sebab kalau ini terjadi ini artinya sama saja dengan semua negara-negara pemegang US $ itu bilang…Amerika sekarang kamu harus bayar utang! Dan tentu saja: kalau dalam sekejab Amerika pun harus membayar hutangnya dan mendongkrak Euro tadi, dalam sekejab pula ekonomi Amerika bangkrut berantakan persis seperti waktu bank dalam negeri di rush nasabahnya jaman krismon dulu. Dan lebih mengerikan lagi, ekonomi Amerika pun bisa dalam sedetik bakal inflasi ribuan persen [karena semua orang menjual dollar dan membeli euro], perusahaan Amerika menjadi tidak ada harganya [persis seperti krismon di Indonesia tahun 1998 dulu] dan ajaibnya lagi –orang Amerika pun tiba-tiba jadi persis sama dengan orang-orang miskin dari Afrika sana karena mendadak saja semua kekayaan mereka itu cuma kertas tidak ada harganya.dan lebih sial lagi…, dengan bangkrutnya dollar praktis cuma Amerika bakal bangkrut sendirian, negara-negara lain tidak ikut bangkrut karena ada Euro yang bisa menjadi penyelamatnya!

Bila anda menentang invasi AS ke iraq , dan anda belum bisa ikut terjun perang membela rakyat Iraq , atau anda belum punya cukup donasi untuk membantu rakyat iraq, cukup anda segera lepas simpanan US $ anda atau ditukar dng euro, atau anda sebarkan email ini seluas-luasnya !!

Kategori: Politik

Analisis Nilai Produksi BBM

Juni 16, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Kategori: Politik

‘Banyak rantai telekomunikasi jatuh ke asing’

Juni 4, 2008 · & Komentar

Saya bersyukur dan bangga, ternyata masih ada pejabat negara yang berfikir akan kemandirian bangsa dan negara. Saya pikir sikap pejabat negara seperti ini yang harus di dukung oleh semua komponen bangsa, sudah saatnya mengangkat paras wajah bangsa ini dengan tegak dan memandang ke depan demi teciptanya kemakmuran rakyat.

Betapa gembiranya hari ini saya melihat berita di surat kabar yang akhir – akhir ini hanya di ramaikan oleh kepentingan politik praktis, berikut kutipan surat kabar Bisnis Indonesia.

JAKARTA: Industri telekomunikasi di Indonesia dinilai belum maksimal memberi efek berantai bagi ekonomi domestik, karena banyak rantai produksi jatuh kepada pihak asing. Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar menyatakan kedua hal itu menyusul berkembangnya pendapat sebagian masyarakat yang menilai kebijakan Depkominfo tidak memberi kepastian asing berinvestasi di Indonesia.

“Industri telekomunikasi masih dangkal karena kita hanya menjadi konsumen dan banyak rantai produksi jatuh di impor,” ujarnya belum lama ini.

Kenyataan itu, paparnya, membuat Ditjen Postel mulai menggunakan posisi tawar kekuatan pasar kepada asing yang ingin berivestasi di sektor telekomunikasi. “Di manufaktur misalnya, Anda boleh impor tetapi harap membuat di sini.”

Basuki menjelaskan dari sisi efek berantai yang disumbang telekomunikasi setiap 1% investasi telekomunikasi hanya memberi efek sebesar 1,8%, padahal di luar negeri pengaruhnya bisa mencapai 3%.

Peringkat kepemilikan asing di operator telekomunikasi di RI
Operator Porsi Asing
Hutchison CPT 100 %
XL 99,8 %
Natrindo (NTS) 95 %
Sampoerna (STI) 75 %
Indosat 40 %
Telkomsel 35 %

Sumber : dari berbagai sumber

“Wajar saja jika di negara seperti China yang sudah mempunyai Huawei dan ZTE, telekomu-nikasi di sana menjadi murah,” tegasnya.

Saat disinggung mengenai latar belakang kebijakan daftar negatif investasi dalam menara telekomunikasi, Basuki mengatakan pihaknya telah mengajukan itu kepada Menko Perekonomian sebanyak dua kali. Itu dilakukan karena DNI (daftar negatif investasi) yang sekarang baru menyangkut telepon kabel.

“Ini justru agar perubahan tidak menimbulkan kepanikan. Di WTO pun mereka juga berusaha melindungi pasarnya. Kondisi ini lebih karena azas kemandirian dan juga memberi kepastian hukum,” ujar Basuki.

Dengan berbagai pertimbangan itu pula ma-ka pemerintah juga tidak dapat menyerahkan program telepon perdesaan atau universal service obligation sepenuhnya kepada operator.

Arah TIK

Pemerintah memastikan regulasi di bidang telekomunikasi akan konsisten mengarah pada konvergensi atau teknologi informasi komunikasi (TIK).

Basuki mengatakan telekomunikasi tidak bisa menjadi bagian yang terpisah-pisah dengan teknologi informasi atau konvergen.

“Arahnya akan konsisten meskipun regulasi bisa berubah. Jadi yang terpenting adalah arahnya dan regulasi yang juga berpihak pada pasar [market friendly],” tegasnya.

Atip Latifulhayat, Pengamat Telekomunikasi Universitas Padjajaran, menuturkan investor asing tidak dapat dilarang kecuali diatur secara kuat. “Keberadaan investor asing dibutuhkan untuk memberi nilai tambah yang dapat diatur dengan regulasi.”

Menurut Atip, di negara mana pun tidak ada sektor yang maju tanpa investasi asing tidak terkecuali di Indonesia yang terbatas dari sisi finansial dan penguasaan teknologi.

“Jadi pemerintah sebaiknya mengembalikan kepercayaan atau kepastian bagi investasi asing,” kata Atip.

Mira Tayyiba, Kasubdit Postel dan Informatika Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) peran swasta dalam pembangunan infrastruktur telekomunikasi nasional sangat diharapkan. (roni.yunianto@bisnis.co.id)

Oleh Roni Yunianto
Bisnis Indonesia

Kategori: Politik